Konsep Bela Negara Dalam Keluarga dan Masyarakat
Konsep
Bela Negara Dalam Keluarga dan Masyarakat
Pengertian
Bela negara adalah sebuah konsep yang disusun oleh perangkat
perundangan dan petinggi suatu negara tentang patriotisme seseorang, suatu
kelompok atau seluruh komponen dari suatu negara dalam kepentingan
mempertahankan eksistensi negara tersebut. Secara fisik, hal ini dapat
diartikan sebagai usaha pertahanan menghadapi serangan fisik atau agresi dari
pihak yang mengancam keberadaan negara tersebut, sedangkan secara non-fisik
konsep ini diartikan sebagai upaya untuk serta berperan aktif dalam memajukan
bangsa dan negara, baik melalui pendidikan, moral, sosial maupun peningkatan
kesejahteraan orang-orang yang menyusun bangsa tersebut.
Unsur Dasar Bela Negara
1. Cinta
Tanah Air.
2. Kesadaran
Berbangsa & bernegara.
3. Yakin
akan Pancasila sebagai ideologi negara.
4. Rela berkorban
untuk bangsa & negara.
5.
Memiliki kemampuan awal bela negara.
Bela Negara Dalam Keluarga
Kita sebagai
warga negara bangsa Indoensia harus dapat menerapkan bela negara mulai dari
lingkungan terdekat kita yaitu dalam lingkungan keluarga.
Ada
beberapa contoh pembelaan negara dalam lingkungan keluarga, antara lain :
- Sebagai orangtua, mengajarkan nilai-nilai patriotisme dan nasionalisme kepada anak-anaknya sedari kecil.
- Setiap anggota keluarga harus mentaati dan menghormati peraturan-peraturan yang berlaku dan telah disepakati dalam keluarganya.
- Sebagai anak kita harus selalu menolong dan menghormati anggota keluarga yang lainnya. Contoh nya langsung membantu bila diminta tolong oleh orang tua.
- Sebagai anggota keluarga harus saling berusaha menjaga martabat dan nama baik keluarganya.
- Antar keluarga saling mengingatkan untuk selalu berada dijalan yang baik dan benar agar tidak pernah terjerumus kedalam hal-hal negatif seperti mengkonsumsi Narkoba, Minuman Keras, melakukan pergaulan bebas, zina, dsb.
- Menumbuhkan moral dan akhlak yang sesuai dengan nilai-nilai agama antar sesama anggota keluarga seperti saling mengingatkan untuk beribadah dan lainnya.
Bela Negara Dalam Masyarakat
Bela Negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang
dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang
berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam menjalin kelangsungan
hidup bangsa dan negara yang seutuhnya.
Dalam bermasyarakat kita juga dapat menerapkan konsep bela
negara, contoh nya yaitu sebagai berikut:
- Membantu menjaga keamanan atau mengikuti kegiatan ronda malam dan siskamling yang diadakan pada lingkungan kita tinggal.
- Aktif mengikuti kegiatan-kegiatan sosial contohnya yaitu melakukan gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan.
- Saling menghargai perbedaan ras,suku,budaya, agama dan juga kelompok-kelompok.
- Meningkatkan dan menerapkan sikap tenggang rasa dan rasa saling tolong-menolong dengan masyarakat lainnya.
- Menciptakan suasana tentram dan damai serta rukun di lingkungan masayarakat.
Contoh kasus
Dalam sebuah keluarga pastinya
akan selalu ada keadaan dimana akan terasa sulit dan keadaan dimana semua
terasa mudah. Saat dimasa sulit apapun itu antara sesama anggota keluarga
pastinya akan saling membantu. Akan tetapi, apa yang terjadi bila terjadi konflik
antara anggota yang satu dengan yang lainnya sehingga menciptakan lingkungan
keluarga yang kurang harmonis dan tidak bahagia.
Contohnya, ada keadaan dimana
seorang pemuda dalam sebuah keluarga. Dia baru saja lulus SMA dan sedang
mencari kampus untuk menlanjutkan karir pendidikannya. Orangtuanya sangat
mengharapkan dan agak memaksa agar anaknya dapat masuk ke kampus terbaik di
wilayahnya. Anak tersebut mengikuti berbagai macam les dan bimbel ekstra agar
dapat masuk kampus yang sesuai dengan keinginan orangtuanya.
Akan tetapi ada satu hal yang
tidak diketahui oleh orangtua dari pemuda tersebut. Pada aslinya, dia sangat
tidak ingin memasuki kampus ya diharapkan oleh orangtuanya karena tidak cocok
dengan minat dan bakat si pemuda tersebut. Karena sudah tidak tahan, akhirnya
si pemuda tersebut memberanikan diri dan mengajak orangtuanya untuk berdiskusi
dan menjelaskan secara baik-baik bahwa kampus yang ditargetkan oleh orangtuanya
tidaklah cocok dengan dia.
Dia menjelaskan bahwa sebenarnya
dia ingin memasuki suatu kampus lain yang lebih cocok dengan minat dan
bakatnya. Mendengar hal ini, orangtua dari pemuda tersebut langsung meminta
maaf kepada si pemuda karena sudah menjadi orangtua yang cukup egois. Akan tetapi
niat orangtua dari si pemuda ini tentulah mulai, yaitu mereka menginginkan anak
mereka agar dapat mencari pendidikan di kampus terbaik dan paling bergengsi
diwilayahnya. Setelah berdiskusi, pikiran si pemuda dan juga orangtuanya
menjadi lebih terbuka dan keluarga merekapun menjadi lebih harmonis.
Dalam sebuah keluarga sangatlah penting
adanya keterbukaan antara anggota-anggota keluarga nya. Dengan begitu, dapat
diambil keputusan dan jalan keluar terbaik tanpa ada anggota keluarga yang
merasa tersakiti. Dalam lingkup keluarga demokrasi, musyawarah dan komunikasi
sangatlah penting layaknya menjalankan sebuah negara yang dipimpin oleh kepala
keluarga yaitu seorang ayah dan terdiri dari orangtua dan anak.



Komentar
Posting Komentar